sekolahentrepreneurtohaga – Dalam upaya membangun budaya literasi sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis siswa, SET (Sekolah Entrepreneur Tohaga) mengadakan kegiatan Hunter Book pada tahun 2025 di Gramedia Botani Square.
Kegiatan ini menjadi salah satu program pembelajaran di luar kelas yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan, mandiri, dan bermakna bagi siswa.
Berbeda dengan kegiatan belajar pada umumnya, Hunter Book mengajak siswa untuk mengeksplorasi dunia buku secara langsung.
Sesampainya di lokasi, siswa diberikan kesempatan untuk berkeliling area toko buku, melihat berbagai jenis bacaan, mulai dari buku pengembangan diri, bisnis, kewirausahaan, motivasi, sains, pendidikan, hingga novel inspiratif.
Suasana kegiatan berlangsung antusias dan penuh rasa ingin tahu. Banyak siswa tampak aktif membuka halaman demi halaman buku yang menarik perhatian mereka.
Tidak sedikit pula yang berdiskusi dengan teman mengenai isi buku maupun alasan memilih bacaan tertentu. Kegiatan ini menjadi momen yang menyenangkan karena siswa diberikan kebebasan untuk memilih buku sesuai minat dan kebutuhan mereka.
Bagi siswa yang menemukan buku menarik, mereka diperbolehkan untuk membeli buku tersebut sebagai bahan bacaan pribadi. Setelah itu, siswa diminta membaca buku pilihan mereka secara mandiri dalam waktu yang telah ditentukan.
Proses ini bertujuan untuk melatih konsistensi membaca sekaligus membangun kebiasaan belajar secara mandiri di luar lingkungan kelas.
Namun kegiatan Hunter Book tidak berhenti pada membaca saja. Setelah menyelesaikan bacaan, setiap siswa diwajibkan membuat review atau ulasan buku.
Dalam review tersebut, siswa menuliskan ringkasan isi buku, poin penting yang didapatkan, serta pelajaran atau nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tahapan selanjutnya adalah presentasi di sekolah. Setiap siswa mempresentasikan hasil review buku mereka di depan guru dan teman-teman.
Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk menyampaikan pendapat secara terstruktur, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun rasa percaya diri saat berbicara di depan umum.
Menariknya, setiap siswa memiliki sudut pandang yang berbeda terhadap buku yang dibaca. Ada yang mendapatkan inspirasi tentang bisnis dan kewirausahaan, ada yang belajar mengenai manajemen waktu, pengembangan diri, hingga pentingnya membangun kebiasaan positif.
Diskusi yang muncul selama presentasi pun menjadi ruang belajar bersama yang memperkaya wawasan seluruh siswa.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya SET dalam menanamkan bahwa membaca bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi kebutuhan untuk mengembangkan diri.
Di era digital yang serba cepat, kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, dan mengambil pelajaran dari sebuah bacaan menjadi keterampilan penting bagi generasi muda.
Selain meningkatkan minat baca, Hunter Book turut melatih tanggung jawab siswa terhadap proses belajar mereka sendiri.
Mereka belajar memilih bacaan yang bermanfaat, menyelesaikan target membaca, menyusun review, hingga mempresentasikan hasil pemikiran mereka secara mandiri.
Melalui kegiatan di Gramedia Botani Square ini, siswa SET tidak hanya membawa pulang buku, tetapi juga pengalaman, wawasan, dan inspirasi baru.
Kegiatan sederhana seperti melihat-lihat buku ternyata mampu menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk membangun karakter pembelajar sepanjang hayat.
SET berharap program Hunter Book dapat terus menjadi budaya positif di lingkungan sekolah, sehingga siswa semakin terbiasa membaca, berpikir kritis, dan berani menyampaikan ide. Karena dari sebuah buku, seseorang tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga membuka jalan menuju cara berpikir yang lebih luas dan masa depan yang lebih baik.
Penulis & Editor: Syahidah M
